Dunia diambang kematian, kehabisan tenaganya
yang dihisap menguap terbuang percuma tak berguna. Manusia dalam krisis
kemanusiaan, perang, kelaparan, kospirasi kelas tinggi menggulingkan
pemerintahan yang berkuasa untuk memperebutkan sisa tenaga dari bumi yang
sekarat.
Timur tengah menjadi neraka
yang nyata, sebuah kawasan penuh konflik, saling membunuh sesamanya tanpa tahu
kenapa, hanya mempertahankan diri menjadi alasan utama satu kelompok menyerang
menyiksa membunuh kelompok yang lain atau mati ditangan musuh-musuhnya. Disini
ladang emas disinilah semua akar permasalahan dunia, padang pasir gersang yang
diperebutkan karena punya sumber minyak besar.
Eropa terjebak krisis ekonomi yang
mengkhawatirkan, demonstrasi dimana-mana khususnya di yunani, beberapa negara
eropa mulai mengalami dampak tersebut sebuah efek domino yang langsung
mengenai Portugal dan Irlandia, disusul
itali spanyol dan francis, 25 juta orang dari 27 negara menjadi pengangguran, para
elite politik negara-negara eropa kehilangan momentum untuk bersama-sama keluar
dari krisis hutang pemerintah yang berlangsung tiga tahun kata Presiden Uni
Eropa Herman van Rompuy, bahkan German tidak dapat banyak membantu kecuali
dengan kebijakan keras pemerintah tersebut agar yunani diselamatkan dari krisis
ekonomi, Mahkamah Konstitusi Federal mengeluarkan
putusan bahwa Jerman dapat meratifikasi Mekanisme Stabilitas Eropa bernilai 644
milyar dolar asal memenuhi syarat-syarat tertentu. Syarat itu antara lain
mencakup pagu 244 milyar dolar kontribusi Jerman, yang hanya dapat dinaikkan
dengan persetujuan parlemen(red VOA). kenapa German sangat berusaha
membantu? Selain memiliki perekonomian terbesar di eropa juga karena “kreditur
terbesar Yunani adalah Deutsche Bundesbank.
Sedangkan Bank Sentral Jerman ini juga memiliki piutang besar di Spanyol,
Portugal, Italia, dan Irlandia. Bukan European Central Bank atau Bank Sentral
Eropa seperti yang disebutkan para analisis dalam negeri. Jika yunani tak dapat
melunasi hutangnya bukan tidak mungkin Deutsche Bundesbank akan mengalami
kebangkrutan dan tentu saja ini akan menempatkan German dalam posisi yang lebih
sulit, harus menalangi dengan anggaran Negara dan membayar hutang di Negara
lain, bail-out
yang mereka lakukan adalah untuk menyelamatkan diri mereka sendiri (Red. bastanul.siregar@bisnis.co.id)”.
Ketua Partai Syriza, Alexis Tsipras, dalam
wawancara dengan BBC menuduh Kanselir Jerman, Angela Merkel 'bermain kartu' dengan kehidupan warga
Eropa, selain itu Alexis masih berharap agar mereka tetap tergabung di
Negara-negara pengguna Euro. Dunia perbankan di benua biru memasuki masa
paling buruk dan masuk dalam tingkat terendah, apakah ada konpirasi agar
terkonsentrasi dalam satu bank kelas tinggi? Europian Central Bank ECB. Yang
pasti sentimen buruk telah tercipta di eropa. Industri raksasa di eropa tidak
dapat bergerak dengan sendirinya, pabrik-pabrik produsen membutuhkan Energi dan
ketergantungan sumber daya energi kepada negara-negara timur tengah tak bisa
diabaikan.
Amerika belum sembuh, mereka
tetap berusaha keluar dari penyakit yang melemahkan ekonomi, penyakit yang
mereka buat sendiri mengakibatkan banyak pengangguran di negara adidaya.
Amerika menghabiskan banyak uang untuk Militer dampak dari perang yang mereka
sebut untuk perdamaian dunia, mosi tidak percaya hampir terjadi namun cepat
diredam, tidak berbeda dengan eropa perbankan amerika mengalami inflasi,
perkreditan mereka jauh lebih buruk dari eropa, amerika harus mengobati diri
mereka sendiri sebelum kembali memperebutkan sisa-sisa energi bumi, dan kembali
menjaga kedamaian di negara saudara tuanya israel.
Asia pasifik sangat
bergantung kepada amerika dan eropa, perkembangan ekonomi terhenti, tidak maju
tidak juga mundur namun ancaman surplus tetap terjadi di negara asia. Mengalihkan bidikan ke Negara-negara amerika
latin dan karibia sebagai sasaran penjualan produk dirasa tidak cukup
menggantikan Eropa dan Amerika.
Konspirasi ekonomi perbankan
perkreditan militer semua menghabiskan banyak uang dan tujuannya hanya demi
uang, siapakah yang mendanai konspirasi tersebut jika memang ada kelompok
tertentu dengan sengaja menciptakan kekacauan dunia dan mencoba mencari
keuntungan didalamnya, apa nama, apa misi dan tujuan organisasi itu? Atau ini
hanya semata-mata kesalahan kolektif masyarakat dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar