Selasa, 02 Oktober 2012

Energi Ekonomi Dunia I


Dunia diambang kematian, kehabisan tenaganya yang dihisap menguap terbuang percuma tak berguna. Manusia dalam krisis kemanusiaan, perang, kelaparan, kospirasi kelas tinggi menggulingkan pemerintahan yang berkuasa untuk memperebutkan sisa tenaga dari bumi yang sekarat.

Timur tengah menjadi neraka yang nyata, sebuah kawasan penuh konflik, saling membunuh sesamanya tanpa tahu kenapa, hanya mempertahankan diri menjadi alasan utama satu kelompok menyerang menyiksa membunuh kelompok yang lain atau mati ditangan musuh-musuhnya. Disini ladang emas disinilah semua akar permasalahan dunia, padang pasir gersang yang diperebutkan karena punya sumber minyak besar.

Eropa terjebak krisis ekonomi yang mengkhawatirkan, demonstrasi dimana-mana khususnya di yunani, beberapa negara eropa mulai mengalami dampak tersebut sebuah efek domino yang langsung mengenai  Portugal dan Irlandia, disusul itali spanyol dan francis, 25 juta orang dari 27 negara menjadi pengangguran, para elite politik negara-negara eropa kehilangan momentum untuk bersama-sama keluar dari krisis hutang pemerintah yang berlangsung tiga tahun kata Presiden Uni Eropa Herman van Rompuy, bahkan German tidak dapat banyak membantu kecuali dengan kebijakan keras pemerintah tersebut agar yunani diselamatkan dari krisis ekonomi, Mahkamah Konstitusi Federal mengeluarkan putusan bahwa Jerman dapat meratifikasi Mekanisme Stabilitas Eropa bernilai 644 milyar dolar asal memenuhi syarat-syarat tertentu. Syarat itu antara lain mencakup pagu 244 milyar dolar kontribusi Jerman, yang hanya dapat dinaikkan dengan persetujuan parlemen(red VOA). kenapa German sangat berusaha membantu? Selain memiliki perekonomian terbesar di eropa juga karena “kreditur terbesar Yunani adalah Deutsche Bundesbank. Sedangkan Bank Sentral Jerman ini juga memiliki piutang besar di Spanyol, Portugal, Italia, dan Irlandia. Bukan European Central Bank atau Bank Sentral Eropa seperti yang disebutkan para analisis dalam negeri. Jika yunani tak dapat melunasi hutangnya bukan tidak mungkin Deutsche Bundesbank akan mengalami kebangkrutan dan tentu saja ini akan menempatkan German dalam posisi yang lebih sulit, harus menalangi dengan anggaran Negara dan membayar hutang di Negara lain, bail-out yang mereka lakukan adalah untuk menyelamatkan diri mereka sendiri (Red. bastanul.siregar@bisnis.co.id)”. Ketua Partai Syriza, Alexis Tsipras, dalam wawancara dengan BBC menuduh Kanselir Jerman, Angela Merkel 'bermain kartu' dengan kehidupan warga Eropa, selain itu Alexis masih berharap agar mereka tetap tergabung di Negara-negara pengguna Euro. Dunia perbankan di benua biru memasuki masa paling buruk dan masuk dalam tingkat terendah, apakah ada konpirasi agar terkonsentrasi dalam satu bank kelas tinggi? Europian Central Bank ECB. Yang pasti sentimen buruk telah tercipta di eropa. Industri raksasa di eropa tidak dapat bergerak dengan sendirinya, pabrik-pabrik produsen membutuhkan Energi dan ketergantungan sumber daya energi kepada negara-negara timur tengah tak bisa diabaikan.

Amerika belum sembuh, mereka tetap berusaha keluar dari penyakit yang melemahkan ekonomi, penyakit yang mereka buat sendiri mengakibatkan banyak pengangguran di negara adidaya. Amerika menghabiskan banyak uang untuk Militer dampak dari perang yang mereka sebut untuk perdamaian dunia, mosi tidak percaya hampir terjadi namun cepat diredam, tidak berbeda dengan eropa perbankan amerika mengalami inflasi, perkreditan mereka jauh lebih buruk dari eropa, amerika harus mengobati diri mereka sendiri sebelum kembali memperebutkan sisa-sisa energi bumi, dan kembali menjaga kedamaian di negara saudara tuanya israel. 

Asia pasifik sangat bergantung kepada amerika dan eropa, perkembangan ekonomi terhenti, tidak maju tidak juga mundur namun ancaman surplus tetap terjadi di negara asia. Mengalihkan bidikan ke Negara-negara amerika latin dan karibia sebagai sasaran penjualan produk dirasa tidak cukup menggantikan Eropa dan Amerika.

Konspirasi ekonomi perbankan perkreditan militer semua menghabiskan banyak uang dan tujuannya hanya demi uang, siapakah yang mendanai konspirasi tersebut jika memang ada kelompok tertentu dengan sengaja menciptakan kekacauan dunia dan mencoba mencari keuntungan didalamnya, apa nama, apa misi dan tujuan organisasi itu? Atau ini hanya semata-mata kesalahan kolektif masyarakat dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar